Pemkab Tabalong Dorong Perusahaan Kecil Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing

Tanjung, 31 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Tabalong terus mendorong peningkatan daya saing dunia usaha melalui penguatan produktivitas tenaga kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Peningkatan Produktivitas pada Perusahaan Kecil yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong.
Kegiatan dibuka oleh Bupati Tabalong yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tabalong, Abu Bakar Siddiq, pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Aston Tanjung City Hotel, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.
Dalam sambutan Bupati Tabalong yang disampaikan Abu Bakar Siddiq, Pemerintah Kabupaten Tabalong menyampaikan apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Apresiasi juga diberikan kepada para peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti pelatihan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas usaha dan perusahaan yang dikelola.
Menurut Bupati, perusahaan kecil memiliki posisi penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Keberadaan perusahaan kecil tidak hanya berkaitan dengan investasi dan keuntungan, tetapi juga berperan dalam menciptakan kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, menjaga keberlangsungan usaha, serta mendukung kesejahteraan keluarga.
“Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, perusahaan tidak cukup hanya bertahan. Perusahaan harus mampu meningkatkan produktivitas, memperbaiki kualitas, melakukan efisiensi, berinovasi, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi serta kebutuhan pasar,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Bupati menekankan bahwa produktivitas bukan sekadar bekerja lebih keras, melainkan bagaimana perusahaan dan tenaga kerja dapat bekerja lebih cerdas, efektif, dan efisien, menghasilkan kualitas yang lebih baik dengan pemanfaatan sumber daya secara optimal.
Dukung Program Unggulan Daerah
Pelatihan peningkatan produktivitas tersebut juga dinilai memiliki keterkaitan dengan tujuh program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong pertumbuhan ekonomi, mengembangkan dunia usaha, serta memperkuat kemandirian masyarakat.
Peningkatan produktivitas tenaga kerja sangat ditentukan oleh kompetensi, keterampilan, sikap kerja, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Karena itu, penguatan kapasitas tenaga kerja dan perusahaan kecil menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
Selain itu, dunia usaha juga didorong untuk mengikuti perkembangan teknologi melalui semangat transformasi dan digitalisasi. Pemanfaatan teknologi dapat dilakukan mulai dari pencatatan usaha, pemasaran digital, pengelolaan produksi hingga peningkatan pelayanan kepada konsumen.
Menurut Bupati, penguatan perusahaan kecil juga sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan dan kemandirian masyarakat. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton pembangunan ekonomi, tetapi mampu menjadi pelaku yang memiliki keterampilan, usaha, pekerjaan layak, dan kemampuan meningkatkan kesejahteraan.
“Perusahaan kecil bukan sektor yang kecil dalam arti kontribusinya. Justru perusahaan-perusahaan kecil inilah yang apabila kita bina secara bersama-sama dapat menjadi kekuatan besar bagi perekonomian Kabupaten Tabalong,” tegasnya.
Pelatihan Harus Menghasilkan Perubahan
Kepada para peserta, Bupati berpesan agar pelatihan tidak berhenti pada proses pembelajaran di dalam ruangan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus mampu menghasilkan perubahan nyata di perusahaan masing-masing.
Perubahan tersebut dapat berupa proses kerja yang lebih efisien, peningkatan kualitas produk, pengurangan pemborosan, penggunaan teknologi baru, maupun perbaikan dalam pengelolaan tenaga kerja.
“Pelatihan harus menghasilkan perubahan. Sepulang dari kegiatan ini, saya berharap ada sesuatu yang berubah di perusahaan Bapak dan Ibu,” pesannya.
Bupati juga meminta Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan, tetapi melanjutkannya dengan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi, sehingga materi yang diberikan benar-benar dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi perusahaan maupun tenaga kerja.
Diikuti 20 Peserta
Pelatihan yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong ini berlangsung selama lima hari, mulai 31 Agustus hingga 4 September 2026, dengan peserta sebanyak 20 orang.
Peserta berasal dari perusahaan kecil yang bergerak di bidang pengolahan makanan dan usaha produktif, antara lain roti, cookies, kue basah, sambal kemasan, minuman herbal, serta budidaya jamur tiram.
Dalam pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai koordinasi peningkatan partisipasi produktivitas, perencanaan pelaksanaan peningkatan produktivitas, penerapan alat, teknik dan metode peningkatan produktivitas, serta pengukuran produktivitas.
Kegiatan menghadirkan tiga narasumber, terdiri atas dua orang dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong dan satu orang dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Konsultasi Produktivitas pada Perusahaan Kecil Tahun 2026, yang diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman perusahaan mengenai produktivitas, tetapi juga mendorong efisiensi, peningkatan kualitas, inovasi, serta daya saing perusahaan.
Sebagai tindak lanjut, peserta akan mendapatkan bimbingan dan konsultasi peningkatan produktivitas agar penerapan hasil pelatihan dapat dilakukan secara nyata di perusahaan.
Pembinaan tersebut juga diarahkan untuk mempersiapkan perusahaan kecil yang memiliki potensi mengikuti Penghargaan Produktivitas Siddhakarya, melalui penerapan peningkatan produktivitas yang konsisten, terukur, dan terdokumentasi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap terbentuk ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, ditandai dengan perusahaan yang tumbuh, tenaga kerja yang semakin kompeten, produktivitas yang meningkat, hubungan industrial yang harmonis, serta kesejahteraan masyarakat yang semakin baik.