Siapkan SDM untuk Kebutuhan Industri, Disnaker Tabalong Gandeng UT School Gelar Basic Mechanic Course (BMC)

Tanjung – Pemerintah Kabupaten Tabalong terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Basic Mechanic Course (BMC) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong bekerja sama dengan United Tractors School (UT School) Site Tanjung.
Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong yang mewakili Bupati Tabalong, bertempat di UT School Site Tanjung, Mabun, Kabupaten Tabalong, Kamis (29/10/2026).
Sebanyak 12 peserta terpilih mengikuti pelatihan ini dari total 48 pendaftar. Program berlangsung pada 26 Oktober hingga 29 Desember 2026, dengan materi teori dan praktik di bidang mekanik alat berat.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong menegaskan bahwa pelatihan BMC merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas Mencetak 15.000 Tenaga Kerja Terampil menuju Tabalong SMaRT.
“Pemerintah Kabupaten Tabalong memiliki komitmen untuk mewujudkan program prioritas Mencetak 15.000 Tenaga Kerja Terampil. Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi menjadi pencari kerja yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan kesiapan untuk memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pelatihan tidak cukup diukur dari keikutsertaan peserta atau sertifikat yang diperoleh. Hal yang lebih penting adalah kemampuan peserta dalam menguasai keterampilan dan menerapkannya untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
“Pemerintah tidak ingin Saudara hanya menjadi peserta pelatihan di atas kertas. Kita ingin Saudara benar-benar menjadi tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan siap bekerja,” tegasnya.
Kepala Dinas juga berpesan agar para peserta mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Peserta didorong untuk aktif bertanya kepada instruktur, memperbanyak praktik, memperbaiki kekurangan, serta mengutamakan keselamatan selama proses pembelajaran.
Menurutnya, keterampilan teknis harus diimbangi dengan sikap profesional, kejujuran, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar. Bekal tersebut penting agar calon tenaga kerja tidak hanya memiliki kemampuan dasar mekanik, tetapi juga kesiapan untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja industri.
Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta diharapkan aktif mencari informasi lowongan pekerjaan dan memanfaatkan kompetensi yang telah diperoleh untuk mengikuti proses rekrutmen perusahaan. Pemerintah daerah berharap pelatihan ini dapat memperbesar peluang peserta memperoleh pekerjaan sesuai bidang kompetensinya, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan industri dan ketersediaan lowongan.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja juga menyampaikan harapan agar UT School Site Tanjung terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan sesuai kebutuhan industri.
Pelatihan BMC menjadi salah satu langkah konkret Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kesempatan kerja, dan mendukung terwujudnya tenaga kerja yang terampil serta berdaya saing.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap semakin banyak masyarakat yang mampu meningkatkan kompetensinya, memperoleh kesempatan kerja, dan berkontribusi terhadap kesejahteraan keluarga serta pembangunan daerah.
Mencetak Tenaga Kerja Terampil untuk Tabalong SMaRT.