Disnaker Tabalong Berikan Wawasan Dunia Kerja kepada Siswa Baru SMKN 2 Tanjung dalam MPLS 2026

TANJUNG – Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong, Resnadi, mewakili Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong menjadi narasumber pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 2 Tanjung, yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat RT 2, Desa Kitang, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (16/7/2026). Kehadiran Disnaker merupakan tindak lanjut atas surat permohonan narasumber dari SMKN 2 Tanjung Nomor 400.3.3.7/204/SMKN.2/2025 guna memberikan pembekalan kepada peserta didik baru mengenai kesiapan memasuki dunia kerja dan pengembangan kompetensi sejak dini.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.45 WITA hingga 09.30 WITA tersebut diikuti oleh peserta didik baru sebagai bagian dari rangkaian MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya memperkenalkan peserta didik terhadap dunia kerja sejak awal masa pendidikan sehingga mereka memiliki gambaran mengenai kompetensi yang harus dipersiapkan selama menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan.
Dalam pemaparannya, Resnadi menjelaskan bahwa lulusan SMK memiliki peluang besar untuk langsung memasuki dunia kerja, namun harus didukung dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Oleh karena itu, peserta didik diharapkan dapat memanfaatkan masa belajar di sekolah untuk meningkatkan keterampilan, memperkuat karakter, serta membangun etos kerja yang baik.
Menurutnya, keberhasilan seseorang di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis (hard skills), tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan nonteknis (soft skills) seperti disiplin, komunikasi, tanggung jawab, integritas, kerja sama tim, kemampuan memecahkan masalah, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri.
"Sejak hari pertama menjadi siswa SMK, tanamkan semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Dunia kerja saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga karakter, disiplin, dan kemauan untuk terus berkembang. Manfaatkan seluruh proses pembelajaran di sekolah sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujar Resnadi.
Selain memberikan motivasi, Resnadi juga memperkenalkan berbagai program dan layanan yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong. Di antaranya pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi kompetensi, informasi pasar kerja, layanan penempatan tenaga kerja, serta berbagai program peningkatan produktivitas yang dapat dimanfaatkan oleh lulusan SMK setelah menyelesaikan pendidikan.
Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan dan sesi diskusi bersama peserta didik. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya mengenai peluang kerja, pentingnya sertifikasi kompetensi, hingga persiapan yang perlu dilakukan agar mampu bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Disnaker Kabupaten Tabalong berharap peserta didik baru memiliki motivasi yang lebih kuat untuk belajar, mengembangkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja sejak dini. Pembekalan sejak masa MPLS dinilai penting agar siswa memahami bahwa pendidikan vokasi merupakan langkah strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan berdaya saing.
Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Kolaborasi antara sekolah dan Dinas Tenaga Kerja diharapkan terus diperkuat guna mewujudkan link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga lulusan SMK semakin siap memasuki dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan.
