Dorong Rekrutmen Tenaga Kerja melalui Pemagangan, Disnaker Tabalong Jalin Kerja Sama dengan Sejumlah Perusahaan

Tanjung, 12 Oktober 2026 – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong terus mendorong perusahaan untuk membuka peluang rekrutmen tenaga kerja melalui program pemagangan, khususnya bagi alumni pelatihan yang telah mengikuti program peningkatan kompetensi di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat keterhubungan antara pelatihan kerja yang diselenggarakan pemerintah daerah dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan dunia industri.
Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, yaitu “Mencetak 15.000 Tenaga Kerja Terampil.” Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja, sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk memasuki dunia kerja.
Hingga saat ini, sebanyak 13 perusahaan telah melaksanakan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) atau perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Tenaga Kerja. Selain itu, terdapat delapan calon mitra yang direncanakan menyusul, sehingga jumlah mitra berpotensi mencapai 21 perusahaan dan instansi apabila seluruh rencana kerja sama terealisasi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong mendorong agar perusahaan yang telah menjalin kerja sama dapat memberikan kesempatan pemagangan kepada alumni pelatihan Disnaker Tabalong sebagai salah satu jalur untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja perusahaan.
“Perusahaan yang telah melakukan MoU kami dorong agar dalam proses pemenuhan kebutuhan tenaga kerjanya terlebih dahulu memberikan kesempatan melalui program pemagangan, khususnya kepada alumni pelatihan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong. Dengan demikian, kompetensi yang telah diperoleh melalui pelatihan dapat diterapkan dan diuji secara langsung di lingkungan kerja,” ungkapnya.
Menurutnya, pemagangan bukan sekadar kesempatan memperoleh pengalaman kerja, melainkan juga menjadi sarana untuk menguji kualitas tenaga kerja yang telah dipersiapkan melalui program pelatihan. Melalui pengalaman langsung di perusahaan, peserta dapat menunjukkan keterampilan teknis, kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, serta sikap profesional dalam melaksanakan pekerjaan.
“Pemagangan menjadi ajang untuk menguji kualitas tenaga kerja yang telah kami hasilkan melalui program pelatihan. Kami ingin melihat sejauh mana kompetensi yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam situasi kerja yang sesungguhnya. Hasilnya juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelatihan agar semakin sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” lanjutnya.
Ia berharap program pemagangan dapat menjadi pintu gerbang bagi alumni pelatihan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong untuk memperoleh kesempatan bekerja di perusahaan yang telah menjalin kerja sama.
“Kami berharap pemagangan ini menjadi pintu gerbang bagi alumni pelatihan Disnaker Tabalong untuk memasuki dunia kerja. Melalui kesempatan ini, peserta dapat membuktikan kemampuan dan kompetensinya secara langsung kepada perusahaan sehingga berpeluang dipertimbangkan dalam proses rekrutmen sesuai kebutuhan dan persyaratan jabatan yang tersedia,” tambahnya.
Adapun 13 perusahaan yang telah melaksanakan MoU atau perjanjian kerja sama tersebut meliputi:
PT Demitra Karsa Perdana
PT Admana
PT Bagas Bumi Persada
PT Bumi Jaya
PT Panca Tehnik
PT Cakra Perkasa Jayamulia
PT Chandra Batuah Alam Lestari
PT Conch South Kalimantan Cement
PT United Tractors Tbk
PT Karya Jalur Bersama
PT Batu Timur Permai
PT Ramai Jaya Abadi – Field Tanjung
PT Restu Tanjung Permai
Sementara itu, delapan calon mitra yang direncanakan menyusul adalah PT Tanjung Prima Persada, PT Tirta Marta Abadi, PT Tunas Karya Borneo, PT Tanjung Alam Mandiri, PT Kalindo Prima Tara, PT Pertamina EP Tanjung, PT Mektek Tanjung Lestari, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Melalui kerja sama ini, Disnaker Tabalong berharap perusahaan dapat berperan aktif dalam memberikan kesempatan pemagangan, pembimbingan, dan penilaian kompetensi peserta di tempat kerja. Di sisi lain, alumni pelatihan diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan keterampilan, memperluas pengalaman, serta menunjukkan etos kerja yang baik.
Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pelatihan, pemagangan, dan peluang rekrutmen tenaga kerja. Dengan demikian, program pelatihan tidak hanya menghasilkan peserta yang memiliki keterampilan, tetapi juga semakin terhubung dengan kebutuhan riil pasar kerja.
Disnaker Tabalong berkomitmen untuk terus memperluas kemitraan dengan perusahaan dan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal sebagai bagian dari upaya mewujudkan program prioritas “Mencetak 15.000 Tenaga Kerja Terampil” serta mendukung pembangunan ketenagakerjaan di Kabupaten Tabalong.
Informasi mengenai program dan layanan ketenagakerjaan dapat diakses melalui situs resmi disnaker.tabalongkab.go.id dan akun Instagram @disnaker.tabalongkab.