Langsung ke konten utama
Kegiatan

Buka Empat Program Pelatihan, Wakil Bupati Tabalong Ingatkan Peserta Jangan Hanya Menunggu Pekerjaan, Berani Merantau!

D
Dinas Tenaga Kerja
02 Nov 2026 11:225 menit baca
Buka Empat Program Pelatihan, Wakil Bupati Tabalong Ingatkan Peserta Jangan Hanya Menunggu Pekerjaan, Berani Merantau!

TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong mengingatkan para peserta pelatihan agar tidak hanya menunggu datangnya kesempatan kerja setelah menyelesaikan pelatihan, tetapi harus proaktif mencari informasi lowongan pekerjaan, berani bersaing dalam proses rekrutmen, serta siap menerima kesempatan bekerja di luar daerah atau merantau.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tabalong saat membuka secara resmi kegiatan Pembukaan Serentak Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, Senin (2/11/2026), di Diamond Ballroom Aston Tanjung City Hotel.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan penyematan helm keselamatan (safety helmet) secara simbolis oleh Wakil Bupati Tabalong kepada perwakilan peserta pelatihan. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan perusahaan mitra, lembaga pelatihan, instruktur, asesor, jajaran Dinas Tenaga Kerja, serta seluruh peserta.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa kesempatan mengikuti pelatihan harus dimanfaatkan sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja. Namun, keterampilan dan sertifikat yang diperoleh harus diikuti dengan kemauan untuk mencari peluang dan kesiapan menghadapi persaingan.

Ia mengingatkan agar peserta tidak bersikap pasif setelah menyelesaikan pelatihan. Mereka harus aktif mencari informasi lowongan pekerjaan, memanfaatkan berbagai kanal informasi rekrutmen, serta berani mengikuti proses seleksi yang diselenggarakan perusahaan.

Wakil Bupati juga berpesan agar peserta tidak pilih-pilih lokasi kerja. Apabila terdapat perusahaan yang membuka kesempatan rekrutmen, para peserta diharapkan berani bersaing dan siap mengikuti ketentuan penempatan perusahaan, termasuk apabila harus ditempatkan di lokasi operasional (site) yang jauh dari tempat tinggal.

Bahkan, peserta diharapkan memiliki keberanian untuk menerima peluang pekerjaan di luar Kabupaten Tabalong maupun merantau ke luar daerah. Menurutnya, kesempatan kerja tidak selalu tersedia di daerah sendiri sehingga kesiapan untuk memperluas jangkauan pencarian kerja menjadi salah satu hal penting bagi pencari kerja.

Arahan tersebut menegaskan bahwa pelatihan bukanlah akhir dari proses mencari pekerjaan, melainkan salah satu tahapan untuk membekali masyarakat agar lebih siap memasuki pasar kerja.

Sementara itu, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong menyampaikan bahwa terdapat empat program pelatihan dan sertifikasi yang dilaksanakan dengan total 83 peserta.

Keempat program tersebut meliputi Pelatihan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum sebanyak 35 peserta, Pelatihan Pengoperasian Alat Berat Excavator sebanyak 16 peserta, Pelatihan Pengoperasian Alat Berat Dump Truck sebanyak 16 peserta, serta Pelatihan dan Sertifikasi Metodologi Instruktur KKNI Level 3 sebanyak 16 peserta.

Sebanyak 83 peserta tersebut merupakan hasil seleksi dari total 323 orang pendaftar. Rinciannya, 104 orang mendaftar pelatihan Ahli K3 Umum, 99 orang mendaftar pelatihan Excavator, 97 orang mendaftar pelatihan Dump Truck, dan 23 orang mendaftar pelatihan Metodologi Instruktur KKNI Level 3.

Kepala Dinas Tenaga Kerja menjelaskan bahwa penyelenggaraan pelatihan ini dilatarbelakangi kebutuhan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal di tengah potensi ekonomi Kabupaten Tabalong yang terus berkembang, khususnya pada sektor pertambangan, energi, perkebunan, konstruksi, perdagangan, dan jasa.

Menurutnya, potensi ekonomi daerah harus didukung oleh ketersediaan tenaga kerja yang memiliki keterampilan, kompetensi, dan daya saing sesuai kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

"Melalui pelatihan berbasis kompetensi dan fasilitasi sertifikasi profesi ini, kami berupaya mempersiapkan tenaga kerja lokal agar memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri. Harapannya, masyarakat Tabalong tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu bersaing dan mengisi peluang kerja yang tersedia," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kontribusi Dinas Tenaga Kerja dalam mendukung program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, yaitu Mencetak 15.000 Tenaga Kerja Terampil sebagai bagian dari upaya mewujudkan Tabalong SMaRT (Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan).

Kepala Dinas juga menjelaskan bahwa target 15.000 tenaga kerja terampil merupakan target pembangunan daerah yang harus dicapai secara bersama-sama, bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Tenaga Kerja. Untuk itu, diperlukan keterlibatan seluruh perangkat daerah, kecamatan, perusahaan, lembaga pelatihan, dan masyarakat agar peningkatan kompetensi tenaga kerja dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong turut memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan lembaga pelatihan. Khusus untuk pelatihan pengoperasian Excavator dan Dump Truck, dukungan instruktur melibatkan PT Saptaindra Sejati, PT Putra Putra Perkasa Abadi, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, dan PT Jhonlin Baratama.

Kepala Dinas Tenaga Kerja juga menyampaikan apresiasi kepada PT Adaro Indonesia atas dukungan dan sinerginya dalam upaya peningkatan kualitas tenaga kerja di Kabupaten Tabalong. Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh LPKS Tana Ilmu serta instruktur dan asesor dari LSP Intala Bekasi, Jawa Barat, sesuai dengan ruang lingkup kerja sama masing-masing.

Terkait sertifikasi, seluruh program diarahkan pada fasilitasi sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat kompetensi diberikan kepada peserta yang mengikuti uji kompetensi dan dinyatakan kompeten sesuai skema sertifikasi yang diikuti.

Khusus program Ahli K3 Umum, sertifikasi yang difasilitasi dalam kegiatan ini merupakan sertifikasi kompetensi BNSP, bukan sertifikasi Ahli K3 Umum melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja juga mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Pasalnya, kegiatan tersebut dibiayai melalui anggaran pemerintah daerah yang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Dari 323 orang yang mendaftar, hanya 83 orang yang memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan. Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran serta menghadirkan instruktur dan tenaga ahli agar peserta memperoleh keterampilan yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja. Karena itu, jangan sia-siakan kesempatan ini," pesannya.

Ia berharap peserta tidak hanya menjadikan sertifikat sebagai tujuan akhir, tetapi benar-benar menguasai keterampilan yang diperoleh sebagai modal untuk mendapatkan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Kepada perusahaan mitra, Kepala Dinas Tenaga Kerja juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus dikembangkan, termasuk dengan memberikan perhatian dan kesempatan kepada tenaga kerja lokal yang telah mengikuti pelatihan sesuai kebutuhan serta kualifikasi jabatan yang tersedia.

Melalui empat program pelatihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai standar profesi dan kebutuhan industri. Kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan lembaga pelatihan diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja daerah.

Peningkatan kompetensi harus berjalan beriringan dengan kesiapan mental, keberanian bersaing, fleksibilitas dalam penempatan kerja, serta keaktifan mencari peluang pekerjaan. Dengan demikian, program pelatihan tidak hanya menghasilkan tenaga kerja terampil, tetapi juga tenaga kerja yang siap memasuki dunia kerja dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Mencetak Tenaga Kerja Terampil untuk Tabalong SMaRT.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Siapkan SDM untuk Kebutuhan Industri, Disnaker Tabalong Gandeng UT School Gelar Basic Mechanic Course (BMC)
    Kegiatan·3 hari yang lalu

    Siapkan SDM untuk Kebutuhan Industri, Disnaker Tabalong Gandeng UT School Gelar Basic Mechanic Course (BMC)

  2. 02
    Dorong Rekrutmen Tenaga Kerja melalui Pemagangan, Disnaker Tabalong Jalin Kerja Sama dengan Sejumlah Perusahaan
    Kegiatan·2 minggu yang lalu

    Dorong Rekrutmen Tenaga Kerja melalui Pemagangan, Disnaker Tabalong Jalin Kerja Sama dengan Sejumlah Perusahaan

  3. 03
    Perkuat Kerja Sama Dunia Usaha, Disnaker Tabalong Tutup Pemagangan Tahap I dan Buka Tahap II
    Kegiatan·1 minggu yang lalu

    Perkuat Kerja Sama Dunia Usaha, Disnaker Tabalong Tutup Pemagangan Tahap I dan Buka Tahap II

  4. 04
    77 Peserta Bersaing, Nilai Wawancara Jadi Penentu Kelulusan Pelatihan Ahli K3
    Kegiatan·1 minggu yang lalu

    77 Peserta Bersaing, Nilai Wawancara Jadi Penentu Kelulusan Pelatihan Ahli K3

  5. 05
    Disnaker Tabalong Uji Coba Tes Online Seleksi Calon Peserta Pelatihan Satpam Gada Pratama melalui SMaRTNaker
    Kegiatan·2 minggu yang lalu

    Disnaker Tabalong Uji Coba Tes Online Seleksi Calon Peserta Pelatihan Satpam Gada Pratama melalui SMaRTNaker

Logo Pemerintah Kabupaten TabalongDinas Tenaga Kerja

Dinas Tenaga Kerja

Pemerintah Kabupaten Tabalong

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Kontak

  • Jl P.H.M. Noor No.008, RT.10, Sulingan, Kec. Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan 71571
  • 085754361806

Jumlah Pengunjung

  • Hari Ini164
  • Bulan Ini446
  • Tahun Ini36.986
  • Total36.986

© 2026 · Dinas Tenaga Kerja

Pemerintah Kabupaten Tabalong